Site Loader

Setelah sebelumnya melihat Roma dari film-film layar lebar, maka pada hari ini saya benar-benar telah berada di tengah kota Roma. Perpaduan aristektur zaman dahulu dengan arsitektur modern membuat kota ini dipenuhi oleh turis mancanegara, apalagi di tengah kota Roma berdiri negara kecil, Vatican city.

Perjalanan pagi ini diawali dengan berkunjung ke Vatican City pada jam 9 pagi. Kami telah mempersiapkan diri dengan membeli tiket masuk museum Vatican dan Sistine Chapel secara online saat di Jakarta, hal ini memberi keuntungan bagi kami karena antrian pengunjung / turis yang antri membeli di loket begitu panjang. (Tulisan mengenai kunjungan ke Vatican bisa dilihat disini)


Di balik bangunan ini tersimpan koleksi peninggalan seni berupa patung, pahatan, lukisan yang begitu indah.

Dari museum Vatican lanjut ke Sistine Chapel, yang menyimpan peninggalan seniman Michelangelo. Seniman ini melukis langit-langit Sistine Chapel dan ada 1 lukisan yang terkenal, yaitu lukisan manusia pertama, Adam diberi hidup oleh Allah. Lukisan di baris tengah ke 2 dari kiri.

Dari Vatican, kami lanjut menuju air mancur yang terkenal di Roma, Trevi Fountain dengan menggunakan Metro line A dan turun di stasiun Barberini.


Konon, air mancur ini dinamakan Trevi dari kata Tre Vie karena air mancur ini menjadi pertemuan 3 jalan. Air mancur ini adalah yang terbesar di Roma dan ada mitos bila melempar 1 koin ke air mancur ini akan kembali ke Roma; bila melempar 2 koin akan mendapat jodoh dari Itali dan bila melempar 3 koin akan menikah dengan orang Itali… percaya atau tidak? Yang pasti air mancur ini menjadi salah satu tujuan wisatawan dari mancanegara seperti terlihat di foto diatas, begitu penuhnya tempat ini dengan turis.

Dari Trevi Fountain perjalanan dilanjutkan ke Spanish Steps dan Piazza di Spagna dengan berjalan kaki sekitar 10 menit karena lokasinya tidak begitu jauh.

Piazza di Spagna atau alun alun Spanyol adalah salah 1 alun alun yang terkenal di Roma. Di depan alun alun tersebut ada anak tangga yang terkenal juga yang dinamakan Spanish Steps, biasanya anak tangga ini juga dipakai sebagai tempat pertemuan dan mereka duduk sambil bercakap cakap di anak tangga tersebut. Selain anak tangga yang terkenal ada juga air mancur yang bernama Barcaccia Fountain.


Jalan Via dei Condotti yang terletak persis di depan air mancur Barcaccia merupakan deretan toko-toko yang menjual merk terkenal seperti Guci, Bvlgari, Louis Vuitton, dan toko lainnya.

Di dekat piazza di Spagna ada monumen yang didedikasikan untuk Bunda Maria (Mariam) ibunda Yesus (Nabi Isa).


Dari Piazza di Spagna perjalanan dilanjutkan menggunakan bus kota menuju Colloseum.

Sayang saat kami tiba di Colloseum waktu berkunjung telah habis sehingga kami hanya bisa menyaksikan kemegahan bangunan ini dari luar saja.

Walaupun bangunan ini sudah tidak utuh namun kemegahan masih tersisa juga bila kita kembali ke zaman dahulu dimana tempat ini dijadikan arena pertarungan antara manusia dengan binatang, maka terbayang betapa kejamnya penguasa saat itu.

Perjalanan di Colloseum menutup perjalanan kami di Roma, sampai jumpa di ulasan yang akan datang.

irkusnardi

Explore The World and Taste Their Culinary

Leave a Reply

Translate

Subscribe to get updates

About the Author

Welcome to ceritaiwan. Hi, my name is Iwan. I create…